Masalah pada Pompa? Kenali Penyebab dan Penanganan yang Tepat

Masalah pada Pompa? Kenali Penyebab dan Penanganan yang Tepat

Masalah pada Pompa, Penyebab, dan Penanganannya

Masalah pada pompa dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari masuknya udara, penyumbatan pada pipa atau impeller, hingga masalah pada bearing dan komponen lainnya.

Mengetahui kemungkinan penyebab menjadi langkah penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Berikut beberapa masalah umum pada pompa beserta kemungkinan penyebab dan penanganannya.


1. Pompa Tidak Terisi Air

Penyebab:

Udara masuk melalui gland.

Penanganan:
Ganti atau kencangkan gland packing. Tingkatkan jumlah gland sealing water.

Penyebab:

Udara masuk melalui discharge valve.

Penanganan:
Kencangkan discharge valve.

Penyebab:

Vacuum pump mengalami kerusakan.

Penanganan:
Perbaiki atau ganti vacuum pump.

Penyebab:

Air intake solenoid valve mengalami kerusakan.

Penanganan:
Perbaiki atau ganti solenoid valve.


2. Pompa Tidak Dapat Dihidupkan

Penyebab:

Kondisi yang diperlukan untuk start belum terpenuhi.

Penanganan:
Periksa seluruh kondisi.

Penyebab:

Mekanisme proteksi aktif.

Penanganan:
Periksa seluruh mekanisme proteksi.

Penyebab:

Motor mengalami kerusakan.

Penanganan:
Perbaiki motor. Lihat bagian motor/engine.


3. Air Tidak Terpompa

Penyebab:

Pompa atau suction pipe belum terisi.

Penanganan:
Lakukan priming kembali. Pastikan tidak ada udara yang masuk melalui pump gland atau suction pipe coupler.

Penyebab:

Suction/discharge valve tertutup.

Penanganan:
Buka sepenuhnya.

Penyebab:

Strainer atau suction pipe tersumbat.

Penanganan:
Hilangkan penyumbatan.

Penyebab:

Material asing menyumbat impeller.

Penanganan:
Bersihkan material asing.

Penyebab:

Arah putaran terbalik.

Penanganan:
Perbaiki wiring motor.


4. Kapasitas Pompa Tidak Sesuai Spesifikasi

Penyebab:

Udara masuk ke dalam sistem.

Penanganan:
Pastikan tidak ada udara yang masuk melalui pump gland atau suction pipe coupler.

Penyebab:

Penurunan level air terlalu besar.

Penanganan:
Perpanjang suction pipe dan tingkatkan level air.

Penyebab:

Material asing menyumbat impeller.

Penanganan:
Bersihkan material asing.

Penyebab:

Liner ring mengalami keausan berlebih.

Penanganan:
Lakukan perbaikan oleh manufacturer.


5. Pada Awalnya Air Terpompa, tetapi Kemudian Berhenti

Penyebab:

Pompa atau suction pipe belum terisi.

Penanganan:
Lakukan priming kembali.

Penyebab:

Udara masuk ke dalam sistem.

Penanganan:
Periksa intake pipe flange. Tambahkan sealing water pada pump gland packing.


6. Overload

Penyebab:

Kecepatan putaran terlalu tinggi.

Penanganan:
Sesuaikan motor dengan kecepatan yang ditentukan.

Penyebab:

Pompa beroperasi di luar batas water atau pump head yang ditentukan.

Penanganan:
Atur discharge valve.

Penyebab:

Terjadi kontak antara rotor dan casing.

Penanganan:
Lakukan perbaikan oleh manufacturer.

Penyebab:

Terdapat campuran lumpur atau material asing lainnya.

Penanganan:
Bersihkan intake pit. Lakukan tindakan pencegahan agar material asing tidak masuk.


7. Bearing Terlalu Panas

Penyebab:

Gland packing terlalu kencang.

Penanganan:
Sesuaikan kekencangannya.

Penyebab:

Grease berlebihan atau kekurangan oil.

Penanganan:
Sesuaikan jumlahnya.

Penyebab:

Lubricating oil mengalami penurunan kualitas.

Penanganan:
Ganti lubricating oil.

Penyebab:

Shaft center tidak sejajar.

Penanganan:
Lakukan alignment kembali pada shaft.

Penyebab:

Bearing mengalami kerusakan.

Penanganan:
Perbaiki atau ganti bearing.


8. Gland Terlalu Panas

Penyebab:

Gland packing terlalu kencang.

Penanganan:
Longgarkan gland, kemudian kencangkan secara perlahan hingga air dapat keluar.

Penyebab:

Tekanan sealing water pada gland packing terlalu tinggi.

Packing dapat menutup akibat tekanan yang berlebihan.

Penanganan:
Kurangi tekanan sealing water.

Penyebab:

Gland sealing water atau cooling water tidak mencukupi.

Penanganan:
Tingkatkan tekanan sealing water.


9. Pompa Bergetar

Penyebab:

Sebagian impeller tersumbat.

Penanganan:
Bersihkan material asing.

Penyebab:

Impeller mengalami kerusakan.

Penanganan:
Ganti impeller.

Penyebab:

Jumlah discharge water tidak mencukupi.

Penanganan:
Gunakan jumlah air mendekati jumlah yang ditentukan.

Penyebab:

Shaft pompa dan motor tidak sejajar.

Penanganan:
Lakukan alignment kembali pada shaft.

Penyebab:

Bearing mengalami kerusakan.

Penanganan:
Ganti bearing.

Penyebab:

Terjadi pencampuran udara atau cavitation.

Penanganan:
Sesuaikan suction water level atau suction pipe. Gunakan jumlah air mendekati jumlah yang ditentukan.


Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Pemeriksaan dan perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kinerja pompa tetap optimal. Jika masalah tetap terjadi setelah melakukan penanganan yang sesuai, pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan.

Temukan berbagai solusi pompa dari PT EBARA Indonesia.

Pelajari Produk Kami → www.ebaraindonesia.com