Masalah Getaran Pompa dan Cara Mengatasi
Getaran Akibat Ketidakseimbangan Komponen Putar
Getaran pada pompa bukan sekadar gangguan—sering kali menjadi indikasi adanya kondisi yang perlu diperhatikan dalam sistem. Salah satu penyebab paling umum adalah ketidakseimbangan pada komponen yang berputar. Berikut beberapa penyebab yang sering terjadi, cara mendeteksinya, serta tindakan perbaikannya.
A. Shaft Bengkok (Bent Shaft)
Deteksi / Gejala:
- Saat baut coupling shaft diganti satu per satu, amplitudo getaran berubah secara bertahap dan pada kondisi tertentu dapat menurun signifikan.
- Pada sistem shaft seal tetap, pemasangan liner tipis di antara permukaan coupling dapat mengubah amplitudo getaran.
Tindakan Perbaikan:
- Temukan konfigurasi baut dengan tingkat getaran paling rendah, lalu kencangkan sesuai posisi tersebut.
- Luruskan shaft atau lakukan penggantian jika diperlukan.
B. Ketidakseimbangan Sisa pada Komponen Putar
Deteksi / Gejala:
- Getaran muncul setelah instalasi atau setelah penggantian komponen seperti impeller.
- Penambahan beban pada baut coupling tertentu dapat mengubah amplitudo getaran.
Tindakan Perbaikan:
- Lakukan penyeimbangan ulang komponen putar sesuai standar (misalnya JIS).
C. Ketidakseimbangan Impeller (Akibat Keausan atau Kerusakan)
Deteksi / Gejala:
- Getaran meningkat secara bertahap akibat keausan atau tiba-tiba akibat kerusakan.
- Pemeriksaan dapat dilakukan melalui casing atas atau manhole.
Tindakan Perbaikan:
- Lakukan balancing ulang jika disebabkan oleh keausan.
- Ganti impeller jika terjadi kerusakan.
D. Ketidakseimbangan Impeller Akibat Kotoran / Benda Asing
Deteksi / Gejala:
- Getaran meningkat secara tiba-tiba disertai suara dari dalam pompa.
- Tekanan discharge menurun dan kapasitas aliran berkurang.
- Indikator ammeter dan wattmeter bergerak tidak stabil.
Tindakan Perbaikan:
- Lakukan inspeksi internal pompa.
- Bersihkan benda asing.
- Periksa impeller dari kemungkinan kerusakan.
E. Putaran Shaft Tidak Center (Akibat Keausan Bearing)
Deteksi / Gejala:
- Kondisi atau volume pelumas tidak sesuai.
- Saat motor dijalankan tanpa coupling, getaran tidak terjadi.
- Getaran muncul saat pompa berhenti, terutama pada RPM rendah.
Tindakan Perbaikan:
- Bongkar pompa dan ganti bearing yang aus.
- Identifikasi penyebab utama keausan bearing.
Catatan:
Inspeksi rutin dan deteksi dini sangat penting untuk menjaga performa pompa serta memperpanjang umur operasionalnya.




